Minggu, 15 Januari 2012

The Best Ever

When we are old, this will be the most beautiful memories

Kamis, 29 Desember 2011

Hai Desember!!

Kau tau, teman-temanmu yang lain telah memberikan warna yang berbeda-beda setiap bulannya.
Menyenangkan. Karena aku tidak pernah merasa bosan.

Menyenangkan, karena ada dia, kamu dan mereka.
Menyenangkan, karena aku selalu bisa mengatasi setiap kesedihan dan kesenangan dengan caraku.

Kau adalah akhir dari setiap harinya. Hari dimana aku mengumpulkan semua serpihan dan secuil cerita untuk ku renungkan dan kukenang.

Aku selalu siap menghadapi Januari, karena aku tau selalu ada kamu, Desember

Jumat, 23 Desember 2011

Kata Bapak , Aku Cantik

Aku menunggu Ibu dengan perasaan takut. Tidak biasanya Ibu belum pulang selarut ini. Ibu memang bekerja sebagai tukang cuci di komplek mewah di depan gang kumuh tempat aku dan Ibuku tinggal. Tapi biasanya, Ibu sudah pulang saat sore.
Kasihan Ibu. Harus bekerja keras untuk menghidupi dan menyekolahkan aku. Sementara Bapak bisanya hanya mabuk-mabukan dan menyusahkan Ibu. Tapi Ibu selalu sabar dan meminta aku agar terus menghormati Bapak.
Aku benci Bapak.
Bapak tidak sayang aku dan Ibu. Bapak sering memukuli Ibu kalau tidak diberi uang. Lalu setelah itu Bapak pergi berhari-hari dan kemudian akan pulang untuk meminta uang lagi kepada Ibu. Begitu seterusnya.
Aku capek melihat Ibu disakiti Bapak.

****
“Risa…” panggil Ibu dengan ketukan di pintu kamarku
“Ya bu…” aku beringsut dari tempat tidur dan membukakan pintu.
Ibu berdiri di depan kamarku dengan tersenyum
“Ada nak shafiq datang. Tadi katanya dia ke kantor kamu, tapi kamunya lagi cuti. Kamu temui yaa,,”
Aku memasang wajah malas dan mendengus kesal. Shafiq itu tidak pernah berhenti mendekati aku.
“Males bu.. tolong bilang aja Risa lagi gak enak badan, gak mau diganggu. Ya buuu…”
“Tidak boleh begitu. Kamu harus temui dia. Kamu sudah terlalu sering mengacuhkan dia. Nak Shafiq sepertinya baik.”
Aku mendengus kesal.
“Bapak juga dulu sepertinya baik waktu akan menikahi Ibu. Tapi setelah itu tabiatnya seperti binatang Bu.”
Wajah Ibu menegang mendengar perkataanku.
“Risa, kamu tidak boleh begitu. Sejahat-jahatnya dia, dia tetap Bapak kandungmu. “
Ibu selalu begitu. Selalu saja begitu.
Bahkan pada saat Ibu dijadikan alat untuk membayar hutang Bapak kepada temannya, Ibu selalu bisa sabar.
Aku ingat, pada malam itu, Bapak pulang bersama temannya. Seorang lelaki yang menurutku mempunyai tampang yang menjijikkan.
"Kamu cantik" katanya sambil melotot melihat tubuhku dan pandangannya terhenti lama di bagian dadaku.
Aku menunduk takut.
"Ibumu juga sangat cantik" pandangannya beralih ke arah Ibu yang segera berlari ke belakang dengan ketakutan.
Tapi lalu aku mendengar suara Bapak dan Ibu bertengkar di dapur, dan tak lama kemudian aku melihat lelaki itu dan Ibu masuk ke dalam kamar. Aku tidak tahu apa yang terjadi di dalam sana, tapi pada saat aku akan mendekati kamar itu, Bapak menarikku hingga aku terjatuh. Dengan isyarat matanya, Bapak menyuruhku masuk ke kamar.
Aku menurut sambil tetap memasang kuping. Aku mendengar suara lelaki dengan desahan yang saat itu rasanya seperti desahan binatang. Aku menutup kupingku sambil menangis.
Aku mual.

***
Akhirnya aku menuruti Ibu untuk menemui Shafiq. Dan Aku masih duduk di ruang tamu saat Ibu mendatangiku. Aku baru saja mengusir shafiq.
“Shafiq sudah pulang, Risa?” Ibu mengedarkan pandangan ke luar.
“Sudah, bu.”
“Kok tidak pamit sama Ibu?” Tanya Ibu heran
“Shafiq buru-buru, Bu.” Sahutku pelan.
“Kamu mengusir Shafiq ya?” selidik Ibu. Kemudian duduk di sampingku
Aku menghela nafas berat. Tapi tidak menjawab.
“Kamu tidak suka dengan Nak Shafiq?” Tanya Ibu lagi
Aku pandangi Ibu dengan perasaan sayang.
“Ibu ingin aku bahagia Bu?”
Ibu mengangguk pelan
“Tentu saja, Risa. Ibu ingin sekali melihat kamu bahagia. Ibu ingin melihat kamu menikah dan punya anak. Mempunyai keluarga.”
Aku berbaring dan menaruh kepalaku di pangkuan Ibu.
“Risa hanya ingin berdua dengan Ibu. Itu saja bu. Cuma itu yang membuat Risa bahagia.”
“Tapi kalau nanti Ibu mati, kamu akan sendirian. Ibu tidak selamanya bisa menemani kamu Nak.” Ujar Ibu sambil meng usap-usap rambutku.
“Biar saja Bu, Risa juga nantinya akan mati. Risa tidak takut sendirian.”
“Kamu masih sangat membenci Bapakmu sampai semua laki-laki juga kamu anggap jahat?”
Aku memejamkan mata. Bayangan bapak berkelebat.
Malam itu Ibu lembur dan aku sendirian di rumah. Bapak pulang dalam keadaan mabuk. Dia menarikku kekamar dan membantingku ke tempat tidur.

Kata Bapak, aku cantik.

Lalu kemudian Bapak menindihku tanpa menghiraukan isakanku dan rasa perih di antara kedua kakiku. dia terus menciumiku seperti anjing yang sedang menjilati makanannya. Dan suara yang keluar dari mulutnya adalah suara yang kudengar pada saat Ibu berdua dengan teman Bapak didalam kamar beberapa waktu lalu.
Aku sama dengan Ibu.
Ibu pasti kesakitan. Sama seperti aku sekarang.
Setelah puas, Bapak meninggalkanku dengan suara tawanya yang membuat kupingku terasa sakit. Hatiku sakit.
Perlahan aku beranjak keluar kamar.
Aku tidak ingat darimana aku mendapatkan pisau itu, yang kuingat hanya wajah bapak yang meringis menahan sakit saat mata pisau itu aku hujamkan ke ulu hatinya.
Aku puas.
Aku akan hidup bahagia hanya berdua dengan Ibu.
Ibu selalu berfikir Bapak masih hidup dan pergi meninggalkan kami.
Ibu tidak perlu tahu, Bapak selalu ada di halaman belakang rumah kami dulu.
Terkubur bersama sakit hatiku dan Ibu.

Rabu, 30 November 2011

11 kesebelasan kutukan sebelas

Haehh haehhh ini enno emang deh yaaa. Pagi2 udah ngasi pee r aja. 11 tentang aku, 11 jawab pertanyaan dari enno, 11 buat pertanyaan, jadinya 33 ya kan yaa?!!?! Banyak kan jadinyaaaaaa *nangis di pojokan*

Yaudah, pada duduk rapi yaaa, lipet tangannya, ga boleh brisik, fokuuuss fokuuusss!! Kita mulaiii..!! *kunyah tomat*

Ini tentang aku :D

1. Pertama dan kayaknya bakal jangka panjang, aku seneeeeng banget ama drama korea. Seringnya nonton dvdnya ampe subuh trus pas nyampe kantor udah tinggal nyari bantal J). Tapi yang sebener-benernya, aku emang doyan tiduurr. Ga bias liat bantal, bawannya pengen merem

2. Suka baca novel cinta-cintaan, berharap dengan amat sangat bakal ngalamin kayak di novel, padahal yaaa hasilnya ancuurr

3. Kata temen-temen, aku punya daya ngomel dan judes yang cukup spektakuler, tapi kalo udah diem ya diem kayak orang mati #apasih J)

4. Suka dipanggil “Miss” ama anak-anak di raio, padahal udah pantesnya dipanggil “Mrs”

5. Nah ini yang sering buat heran, udah setua ini masiiiiiii aja ada yang ngirain aku masi anak kuliahan. At least baru tamat lah. Jelas itu salah besaaaaarrr sodara-sodara. Yaa mungkin faktor bodi imut juga kali yaaa *diamuk massa*

6. The Kooks ama The Strokes itu sesuatu banget. Sebenernya gara-gara vokalisnya siihh . kan imut-imut lucu kriting centil cakep bangeettt*iihh cunihin iihh*

7. Tiap malem suka sok serius di depan laptop , belagak mau ngarang cerita apa ini itu, tapi Cuma brenti di otak, tangan ga dipake buat ngetik, malah buat nyomot cemilan *ini mau bilang rakus, tapi agak sopan dikit yaaa* :p

8. Udah setua ini *lagi-lagi* masih suka ngelonjak-lonjak ceria amit-amit gitu. Suka ga sadar umur sih. Kalo udah ada yang ingetin, bilang iyanya cepet banget, tapi abis itu lupa lagi :p

9. Punya pacar kecil namanya Raffi, umurnya 8 tahun. Dulu pas lagi demam drama Korea Full House, suka aku beliin baju2 cowo korea gitu. Trus aku jadi Han Ji Eun, raffi jadi Yong Jae. Agak berbau eksploitasi anak di bawah umur sih yaa. Tapi biarlahh J)

10. Pengeeeeennn banget buat buku, tapi belom kesampean. Kendalanya?? Ya itu.. makanan mengalahkan segalanya, termasuk keinginan yang sangat kuat untuk menulis novel, hihihih jijay kan yaahh

11. Tapiii, begini-begini aku baik hati dan tidak sombong, rajin menabung. Sedikit egois dan manja makanya seneng temenan ama cowok, soalnya biar diperhatiin teruuss >>> ini contoh orang kurang kasih sayang


Truss ini pertanyaan dari Enno

1. Telur dulu atau ayam dulu? Alasan harus ilmiah. Beeehh, ayam duluu, kan Tuhan nyiptain binatangnya dulu, trus dikawinin, trus bertelur trus keluar ayam lagi trus dikawinin lagi trus bertelur lagi, hihihihihi

  1. Gado-gado terdiri dari sayuran dan bahan-bahan apa aja hayooo? Aku biasanya makan isinya tempe ama tahu goring, lontong, toge, selada, pake kuah kacang. Ehh bener ga sih??
  2. Kalau sarapan pagi enaknya makan apa ya? Aku senengnya makan lontong sayur. Jadi orang-orang harus suka lontong sayur jugaa *maksa*
  3. Kalau kamu presiden, tolong jelaskan alasan politis mengapa harus Syahrini yang disodorkan ke cowok-cowok kece dari luar negeri itu? Syahrini itu mungkin lagi dipersiapkan jadi maskotnya Indonesia kayak komodo, kadal, burung garuda, cicak *gak focus*
  4. Lagu yang suka kamu dengar kalau lagi galau apa? Sebutkan alasannya dari sudut pandang hukum. Out of reach nya Gabrielle. Yaaa sebenernya gak ada hubungannya sama hukum sihh, tapi yaa lagu itu telah menghukum hatikuu *muntah*
  5. Seandainya kamu itu reinkarnasi dari seseorang di masa lalu, kamu berharap reinkarnasi siapa? Pak Bondan!! Weheee aku pengen bias jalan-jalan plus makan sepuasnya kayak Pak Bondan!! *lagi-lagi rakus*
  6. Mahluk halus yang paling menakutkan buat kamu apa? Sadako. Dia suka ga penting gitu muncul tiba-tiba dengan air yang ngalir hamper kebanjiran trus ama rambutnya yang kadang suka buat sirik *rambut sadako bagus bo”. Item lurus gitu. Pasti rajin di krimbat dehh* “enggak kok, aku Cuma pake shampoo” jawab sadako. *pingsan*
  7. Saya minta resep masakan tradisional Zimbabwe dong, please? Aku Cuma bisa masak mie instan. Gak dosa kan? *masi gak pokus*
  8. Kalau misalnya ada Uni Asia berarti harus ada mata uang bersama dong ya... usulkan dong nama mata uang barunya! Uni itu artinya Kakak dalam bahasa Padang kan ya? Brarti pasangannya Uda kan?? *makin mabok*
  9. Tempat wisata mana yang seumur-umur kepingin kamu datangi tapi belum kesampaian? Kalau ke sana mau ajak siapa? Ke Korea ama India. Aku mau rame-rame. Jadinya kan hemat kalo sewa penginapannya *pelit*
  10. Kalau kamu diangkat jadi presiden, apa yang akan kamu lakukan berkaitan dengan perlindungan orangutan? Jawaban harus serius karena ini masalah serius. Enno pliss yah.. hidup ini udah susah, masi aja dibuat susah ama pertanyaan serius *melotot mesra* aku sih prefer kerjasama dengan pihak swasta kalo aku ngerasa gabisa handle untuk pemeliharaannya. At least mereka gak ditelantarkan oleh pemerintah kita yang seharusnya lebih punya tanggung jawab


Ini dia 11 pertanyaan dari akuuuu


1. Apa yang paling gak disuka temen-temen kamu dari kamu?

2. Kalo kamu nge fans banget ama Beckham, trus syahrini kecentilan peluk-peluk Beckham, kamu bakal narik-narik jambul Syahrini dengan penuh kelembutan atau atau ampe jambulnya copot? *ya alloh apa ini?*

3. Kamu paling nge fans ama jenis hantu yang mana?

4. Punya cowo/cewe yang gendut itu musibah atau bersyukur? Kasi alasan yaaa

5. Kalo kamu dikasi kesempatan untuk nulis novel, kamu bakal nulis novel ber genre apa?

6. Ada hubungannya gak, cinta ama ukuran sepatu?

7. Kamu termasuk orang yang peduli dengan pendidikan untuk anak-anak terlantar? Pake alasan yaa

8. Lagu yang didengerin sebelum tidur?

9. Alasan untuk tidak suka dengan Blackberry? *sekalian survey* J)

10. Kalo ada yang mau modalin kamu usaha, kamu bakal buka usaha apaan? Tetepp alasannyaa

11. Terakhir, diantara semua masalah social di negera kita, masalah mana yang menurut kamu paling urgent dan harus segera dicari solusinya? (jangan pusing, gak bakal di laporin polisi kok :p)

Alhamdulillaaahh, selesai jugaa*lap keringet*

Siap-siap yang nerima kutukan 11 selanjutnya yaaa.. jeng jeeeeengg!!

1. Chitut

2. Fenty

3. Mhitut

4. Nunik

5. Wirda

6. Helda

7. Nicho

8.Anggie

9. Nimue

10. Alfone

11. Puan


Selamat mengerjakaannn!! \(^.^)/



Selasa, 15 November 2011

Nyaman itu disini




Entahlah. Semua kabur dari pandangan. Suram.
Aku cuma bisa berfikir, membayangkan dan melihat yang tak bisa kuraih.

Sedikit mengorbankan perasaan, itulah awalnya. Dan sekarang aku harus mengorbankan seluruh perasaanku, seluruh kebebasan bahkan kebahagiaanku.

Tidak ada waktu sendiri, tidak bisa melakukan kesenanganku.
Buku-buku teronggok di sudut yang berdebu itu. Dan aku begitu rindu untuk menuliskan sebait kalimat di lembaran kosong nya. Tapi seolah-olah terlalu banyak aturan yang harus aku patuhi. Terlalu banyak kata tidak pada setiap tindakanku.

Aku rindu berjalan berdua dan bercerita banyak hal dengan kekasih kecilku. Aku rindu saat-saat kami masih berdua. Walau aku tau, dia sangat bahagia sekarang.

Aku mulai berfikir ulang dengan keputusan awalku. Semua tidak berjalan dengan baik, bahkan berubah jadi neraka buatku.

Aku tau..
Nyaman itu disini..
Bersamamu..

Jumat, 11 November 2011

Sang Go Jae



sekarang saya mau share tentang “SANG GO JAE” (ini rumahnya Park Kae In di PERSONAL TASTE).
Beberapa waktu lalu, saya juga pernah share tentang lokasi rumah tempat pembuatan drama seri FULL HOUSE.
Tidak semua drama korea yang saya perhatikan benar-benar lokasinya. Tapi kalau yang dua ini, saya benar-benar tertarik :D. Bukannya tidak cinta dengan semua yang ada di Indonesia, tapi saya suka sekali memperhatikan village atau rumah-rumah tradisional di Korea.











Pertama liat rumahnya, saya langsung jatuh cinta sama desainnya yaa mirip2 rumah panggung gitu, rumah tradisional Korea katanya. Yang unik itu ruang tamunya, liat deh gambar di atas jadi kursi sama mejanya itu sejajar sama lantai, tapi tetap ada ruang buat kaki.

Syuting Personal Taste untuk rumah Sang Go Jae ini sebenarnya diadakan pada dua tempat yang berbeda. Untuk scene di luar rumah diadakan di sebuah tempat yang bernama Bukchon Hanok Village, sementara scene di dalam rumah diadakan di sebuah tempat yang namanya Yangju MBC Culture Valley. Jadi sebenarnya rumah Sang Go Jae itu gak real karena yang beneran ada itu hanya bagian luar rumah, sementara bagian dalam rumah hasil setting team MBC.
Bukchon Hanok Village

Sang Go Jae adalah dunia kecil yang membuat istri dan anakku bermimpi, itu yang dia tulis dalam disertasinya - Park Chul Han -
Tiga puluh tahun yang lalu, saat Prof Park bertanggung jawab untuk Museum Dahm, ia membangun Sang Go Jae, tetapi konsepnya gagal. Prof Park sembrono membuat lantai kaca untuk tempat bermain Kae In, tujuannya agar istrinya tetap bisa melihat Kae In bermain sambil bekerja tapi justru hal itulah yang membuat istrinya meninggal. Katanya: "Aku hanya ingin istriku bisa melihat anaknya sambil bekerja. Tapi semuanya hancur dan aku tidak menyangka anakku akan menderita".

Jin Ho berkata: “Sang Go Jae adalah tempat dimana istri dan putri Anda bisa bermimpi, tapi ternyata istri Anda meninggal dan putri Anda juga mendapat luka batin. Tapi profesor, tahukan Anda apa yang paling membuat gagal Sang Go Jae? Yaitu Anda sendiri, Anda yang gagal bertanggung jawab pada putri Anda yang membuatnya terluka selama ini.Penderitaan yang dialami Kae In sama dengan penderitaan Anda. Kalian berdua sama-sama terluka”.

Saat itu ibu Kae In sedang bekerja di ruang basement dan hari sangat cerah sedangkan Kae In kecil sedang bermain dengan bonekanya di lantai kaca di atas basement.




Seketika ia bosan, Kae In kecil mau main dengan ibunya. Ibunya sedang membuat kursi di ruang basement. Lalu Kae In memanggil ibunya dan ibunya melihat ke arah Kae In yang berada di atasnya. Kae In kecil melihat ibunya sedang memegang palu. Kae In berdiri, ia membawa dumb bell kecil dan mengetuk-ngetukan dumb bell-nya itu mengikuti gerakan ibunya yang sedang memaku kursi namun dumb bell Kae In malah memecahkan kaca. Ibunya berteriak, "Kae In ah.."



*prakkk lantai kaca pund pecah mengenai Ibu Kae yang berada di ruang basement..

Awalnya Park Kae In tidak ingat mengapa ibunya bisa meninggal. Kae In baru mengingat kejadian itu ketika Jin Ho akhirnya menemukan ruang basement yang telah lama disegel. Kae In trauma dan dia pun jatuh sakit.






sumber dari SINI